POKER TERPERCAYA | Memphis Depay mengakui, dia masih butuh beradaptasi di Premier League. Pemain asal Belanda itu menyebut, Premier League menguji dan menguras kekuatan fisiknya.
''Memphis boleh dibilang didatang dengan status topskorer Eredivisie tahun lalu, di mana dia sukses mencetak 22 gol dalam 30 laga. Namun, Premier League punya gaya main yang jauh berbeda dibandingkan Eredivisie.
''Di Premier League, Memphis tidak memiliki kesuksesan untuk berlama-lama menguasai bola. Tidak cukup banyak ruang pula untuk dieksploitasi. Di luar itu, jadwal pertandingan yang padat plus ciri khas permainan fisik khas Inggris juga menghambatnya.
POKER TERPERCAYA | Di Manchester ''Inggris'', ada banyak sekali pertandingan. Saya jarang beristirahat,'' ujar Memphis kepada Telegraaf.
''Pada sesi latihan, biasanya kami berkonsentrasi pada kondisi fisik. Segalanya berat, ada dua pertandingan dalam sepekan, pertandingannya selalu ketat. Karena itulah, tubuh saya masih harus membiasakannya.”
''Saya mencoba mengambil banyak pencapaian dalam karier. Saya pikir, ini adalah langkah yang tepat dan saya amat bahagia di Manchester,” ujar Memphis.
Mampukah Memphis Depay Tampil Maksimal Di Primier League ? Kita Lihat Saja - Poker Terpercaya
POKER TERPERCAYA | Berbeda dengan di kancah Eropa, di mana ia sudah mencetak tiga gol –termasuk di babak play-off–, Memphis baru bisa mencetak satu gol di Premier League. Beberapa kali, ia ditarik di pergantian babak lantaran tidak memberikan dampak signifikan bagi tim.
''Memphis masih kerap lambat mengalirkan bola dan lama-lama memainkan bola. Oleh karenanya, tak jarang manajer Manchester United, Louis van Gaal, menggantinya dengan Ashley Young yang bisa bermain lebih direct – tak berlama-lama dengan bola dan langsung melepaskan umpan jika ada kesempatan.







0 comments:
Post a Comment